Summer 2009.
jumat siang pulang dari pasar jumat, lokasi bus kota
Sepasang turis (ibu dan bapak, si ibu berwajah asia dan si bapak berwajah eropa) naik ke bus.
Mereka melihat saya dan kami pun saling melempar senyum lalu mereka duduk di belakang saya. rupaya mereka juga abis belanja dari pasar jumat karena terlihat dari kantong belanjaannya. kedengaran mereka ngobrol dengan bahasa asing tp bukan bahasa inggris, sepertinya bahasa jerman (sok tau
).
Si ibu bertanya pada saya dengan bahasanya. saya tidak mengerti tapi tetap dengan pede menjawab “yes this bus is going to kuturup” karena sy pikir si ibu nanya tujuan bus ini yg mana busnya tujuan kuturup.
si ibu bingung meureun katanya teu nyambung pisan ieu teh hehhehe
trus diulangi pertanyaannya dengan bahasa isyarat, dia memperagakan sesuatu dengan tangannya melingkari wajahnya dan diakhiri berkata “indonesia”
saya pun dengan meraba2 mengartikan mungkin pertanyaan ibu itu spt ini “muka kamu seperti orang indonesia”….lalu saya pun menjawab “yes i am indonesian”
si ibu tersenyum (mungkin dipikirnya “baru dech nyambung”) ….lalu si ibu bilang “south korea” sambil menunjuk dirinya. dan dilanjutkan “almanya” (bahasa turki untuk jerman) sambil menunjuk pada si bapak.
sepertinya mereka punya rumah/vila di alanya, karena banyak turis yg membeli vila di alanya. dan rupanya vila mereka di bukit kuturup sama seperti tempat rumah sy berada. ketika sy turun mereka masih di dalam bus karena bus belum melewati rumah mereka. sebelum turun sy tunjukan rumah sy pada mereka dan say goodbye ketika akan turun dan ketika sudah turun pun mereka dadah2 dari dalam bus.
-dian di turki-
Related posts:









